Cara Menghadapi Orang Egois Supaya Mau Mendengarkan Kita

Orang egois adalah orang yang mementingkan diri mereka sendiri. Hanya diri mereka, tidak ada yang lain. Bahkan, teman dekatnya sendiri tidak dia pikirkan, apa ada ruang teman bagi orang egois? Mungkin ada saatnya Anda terpaksa menghadapi orang egois.

Mungkin tuntutan pekerjaan yang membuat Anda terpaksa menghadapi orang egois. Jadi, bagaimana cara menghadapi orang egois supaya mau mendengarkan kita?

Cara menghadapi orang egois memang tidak gampang, karena dia hanya memikirkan diri dia saja. Pendapat dia adalah yang paling benar. Pendapat orang lain dia anggap angin lalu saja.

Memang, ada kalanya pendapat dan pemikiran dia memberikan dampak yang positif. Tapi, kebanyakan pendapat dan pemikiran dia memberikan dampak negatif. Hal inilah yang berbahaya.

Atau Anda mempunyai kekasih orang egois. Yang namanya terlanjur cinta apa boleh buat. Jadi, Anda ingin menaklukkannya agar selalu dia memikirkan Anda.

Cara Menghadapi Orang Egois
Baiklah, berikut cara menghadapi orang egois.

1. Sabar, Sabar, dan Sabar
Yang pertama adalah Anda harus menjadi orang penyabar. Karena orang egois ini selalu memberikan dampak psikologi kemarahan terhadap kita.

Bagaimana tidak? Dia selalu memikirkan dirinya, lalu dia tidak memikirkan orang lain. Misal, ketika Anda ingin pergi berbelanja ke Mall, tiba-tiba dia malas pergi ke Mall, dia ingin pergi ke lapangan bola.

Bukan untuk menonton bola, tapi hanya untuk ikut-ikutan. Padahal Anda dan dia sudah berjanji akan pergi berbelanja ke Mall. Wah, gimana nggak panas dingin tuh kepala.

Maka dari itu, pertama tanamkan dulu dalam diri ini sikap sabar. Sabar harus ditumpuk dan akan digunakan pada saat yang tepat.

Ketika emosi Anda naik turun, maka harus digunakan sifat sabar ini. Jangan bertengkar dengan orang egois, karena membuat keadaan semakin rumit.

Cara sabar yang paling mudah dengan cara menarik nafas dalam-dalam lalu keluarkan secara perlahan. Ketika emosi sedang naik-naiknya, cobalah tarik nafas dalam-dalam.

2. Pahami Kondisi Dia
Cara menghadapi orang egois tentu harus pahami kondisi dia. Anda harus mengerti tentang dunia dia jika ingin menghadapi orang egois. Kenapa? Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, orang egois adalah orang yang selalu memikirkan diri sendiri.

Maka, mulailah masuk dari dalam, yaitu masuk ke kondisi dia. Pahami setiap kondisi dia, lalu lambat laun mulailah masuk ke kehidupan dia.

Mengapa hal ini diperlukan sebagai salah satu cara menghadapi orang egois? Karena dengan masuknya Anda ke kehidupan dia, maka Anda tahu bagaimana kondisi orang egois tersebut.

Dengan demikian, Anda dapat memprediksi apa yang akan dia lakukan. Sehingga Anda dapat mengantisipasi hal-hal yang membuat emosi Anda naik turun akibat orang egois.

Oh ya, dengan masuknya Anda ke kehidupan orang egois, maka Anda akan dengan mudah mampu mempengaruhi si orang egois tersebut.

Anda lambat laun akan mampu berbicara dan orang egois tersebut mendengarkan bahkan memikirkan apa yang Anda katakan, walaupun untuk sampai tahap ini, sangat susah.

3. Dengarkan Apa yang Dia Katakan
Orang egois pastinya banyak sekali berbicara. Apa saja yang ada di pikiran dia, akan dia katakan. Dan sayangnya, apa yang dia katakan harus didengarkan dan ditanggapi.

Jika Anda ingin menguraikan pendapat Anda tentang apa yang dia katakan, pasti dia tidak mendengarkannya. Jadi, ini seperti pembicaraan secara sepihak saja.

Jadi, mau tidak mau, Anda harus mendengarkan setiap orang egois berkata. Anda harus berakting seolah-olah Anda tertarik, walaupun sebenarnya Anda tidak tertarik, tapi buat Anda seolah-olah tertarik. Hal ini untuk mengundang simpati dari orang egois tersebut.

Memang, mendengarkan sepihak itu tidak enak banget. Dia berbicara, Anda mendengarkan. Giliran Anda berbicara, dia tidak mendengarkan, bahkan acuh saja.

Ketika Anda tidak mendengarkan, maka dia menganggap Anda sebagai musuh, waduh, bisa kacau nih urusan. Jadi, cara menghadapi orang egois ya, dengarkan saja dulu apa yang dia katakan. Mudah-mudahan muncul simpati dari dalam diri dia.

Jika simpati muncul dari dalam diri dia, maka Anda berhasil menaklukkannya. Dengan demikian, Anda akan bisa memberikan pendapat kepada dia, dan dia akan memikirkan matang-matang apa yang Anda katakan, mudah-mudahan.

4. Utarakan Pendapat Secara Halus
Nah, ini lagi agak gimana gitu. Mengutarakan pendapat secara halus tuh agak susah. Tapi, ya harus dilakukan. Namanya cara menghadapi orang egois.

Tapi di sini, Anda harus sudah terbiasa mendengar apa yang orang egois katakan, dan telah mengambil simpati dari dalam dirinya. Dengan demikian, ketika Anda mengutarakan pendapat, maka akan semakin mudah, mudah-mudahan.

Namun, hal yang perlu diingat, utarakan secara halus dan perlahan-lahan. Jangan mengutarakan pendapat dengan meninggalkan kesan memaksa.

Karena nantinya, Anda sendiri yang akan sakit hati. Pertama, pendapat Anda tidak akan didengar. Kedua, orang egois akan marah dan akan terus menyalahkan Anda. oh ya, orang egois sangat sulit untuk memaafkan seseorang.

Maka dari itu utarakan pendapat secara halus. Bagaimana caranya? Ya, lumayan susah sih. Oh ya, perhatikan kondisi dia juga.

Sebelumnya Anda sudah masuk ke kehidupan dia, Anda sedikitnya sudah mengerti bagaimana kondisi dia. Carilah waktu yang tepat tentang kondisi dia untuk mengutarakan pendapat, huft.

5. To the Point
Nah, ini memang harus Anda katakan, setelah Anda gagal membuat suasana dari keempat point di atas. Tapi memang, risikonya besar sekali.

Pertama, setiap perkataan Anda lima puluh persen diterima, lima puluh persen ditolak. Kedua, si dia akan membenci Anda. tapi, memang harus to the point menghadapi orang egois.

Anda tidak bisa memberikan kode secara tersirat maupun tersurat kepada dia. karena itu tidak akan dia tanggapi. Anda harus mengatakan to the point. Ya… orang egois tidak mengerti dengan namanya kode rahasia.

Selama ini dia hanya memikirkan dirinya sendiri, sehingga dia tidak ada waktu untuk memahami orang lain. Ataupun dulu dia pernah berusaha memahami orang lain, tapi itu terhenti karena satu alasan.

Maka dari itu, to the point saja. Kalau bisa, to the point secara halus saja, supaya tidak menyinggung perasaannya.

Tapi, jika emosi Anda juga sudah panas, dan juga Anda sudah mengutarakan secara halus, tapi tidak ditanggapi, apa boleh buat. Berkata langsung dengan nada sedikit meninggi adalah solusinya, walaupun bukan solusi yang terbaik.

6. Tinggalkan Dia
Ini adalah langkah paling terakhir, jika semua pendekatan yang Anda lakukan semuanya gagal seratus persen. Mau tidak mau, Anda harus meninggalkan dia. tapi ini beda hal ya jika Anda mempunyai keperluan khusus sama dia, mungkin ada pekerjaan yang memaksa Anda untuk bekerja sama dengan dia.

Tapi, jika Anda dan dia hanya berteman saja, maka sebaiknya carilah teman yang lain. Atau secara alami Anda akan lambat laun meninggalkan dia, ini sudah naluri manusia.

Jika dia pacar Anda, lambat laun rasa cinta Anda akan hilang, dan akan berakhir secara alami. Ini berlaku jika orang egois tidak berubah.

Demikian cara menghadapi orang egois supaya mau mendengarkan kita. Memang susah sih, tapi kalau terpaksa ya harus dilakukan.

Jika untuk berteman dengan dia, maka lambat laun secara alami, Anda akan mencari teman yang lain yang mau mendengarkan Anda.

Sumber: inspiratif.net