Apa Hukum Memakai Kutek Kuku? Berikut Penjelasannya

Semua wanita pastinya ingin tampil cantik dan menarik. Apapun akan ia lakukan untuk kecantikan dirinya. Baik kecantikan wajah, rambut, alis, bibir dan termasuk kecantikan kuku.

Salah satu kecantikan kuku yang banyak dilakukan oranng-orang sekarang adalah dengan memakai kutek.

Dulu tidak ada istilah kotek. yang ada hanya inai. Itupun dipakai saat menjadi pengantin. Tetapi sekarang karena dunia semakin canggih maka muncullah berbagai macam prodok kecantikan. Seperti halnya kutek.

Banyak wanita yang ingin menghas kukunya dengan kutek. Karena kutek dapat memberi warna yang menarik dan bervariasi. Sehingga memakai kutek sudah menjadi tren wanita sekarang.

Tren memakai kutek bagi wanita saat ini memang semakin marak. Terlebih dengan beragam warna dan corak yang semakin memperidah kuku, membuat wanita kerap menggunakannya dalam keseharian.

Jika dulu orang menghias kuku hanya dengan inai atau pacar kuku, maka kini varian cat kuku atau kutek berbahan kimia sangat banyak. Desain menghias kuku pun juga beragam.

Dengan berbagai varian yang berbeda bahan tadi tentu akan mempengaruhi kuku sehingga tertutupi ketika melaksanakan wudhu. Lantas sah kah wudhu wanita yang memakai kutek? Bagaimana dengan pemakaian inai atau pacar kuku yang juga berfungsi untuk memperindah kuku?

Baik tua maupun muda, bahkan anak-anak kecil pun sudah dibiasakan memakai kutek oleh orang tuanya. Karena mereka tidak tau, apa hukum memakai kutek yang sebenarnya dalam islam? Berikut penjelasannya:

Hukum Memakai Kutek Dalam Islam
Islam adalah agama yang sempurna. Semua hukum dan permasalahan sudah dijelaskan didalam Al-Qur’anul Karim. Namun itu semua tergantung pada diri kita, apakah kita mau mengambil pelajaran dan pedoman dari Al-Qur’an atau sebaliknya.

Nah, islam sangat menganjurkan kita untuk memepercantik diri dan selalu bersih, apalagi dihadapan para suami. Bahkan tampil cantik dan menarik sudah menjadi  kewajiban istri dihadapan suaminya.

Kecantikan disini mempunyai arti bahwa kita dianjurkan untuk tampil cantik sesuai dengan ketentuan syariat islam. Bukan berarti mempercantik diri dengan merubah segala ciptaan Allah atau menghalangi kita untuk beribadah kepada Allah SWT, seperti halnya kutek.

Islam sangat melarang memakai kutek. Karena kutek itu terbuat dari bahan-bahan kimiawi. Dan apabila ia menempel pada kuku seseorang maka otomatis air wudhu’ tidak sampai pada kuku kita. karena ditutup oleh kutek.

Jadi kalau kuku tidak terkena wudhu maka sudah pasti wudhu’ kita tidak sah, karena kuku termasuk bagian dari tangan. Dan tangan merupakan salah satu dari rukun wudhu’.

Sebagaimana Firman Allah SWT didalam Al-Qur’an surah Al-Maidah ayat 6:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ

“Wahai orang-orang yang beriman, Apabila kamu hendak melakukan sholat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan basuh lah  kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki …” (QS. Al-Maidah: 6)

Dari ayat tersebut jelas bahwa tangan merupakan anggota wudhu. Jadi pada saat seseorang berwudhu’ maka harus membasahi semua anggotanya termasuk kuku.

Dalam hal ini dapat disimpulkan bahwa hukum memakai kutek adalah sangat dilarang dalam agama , karena dapat menghalangi wudhu’ . lain halnya bagi orang-orang yang sedang haid atau nifas.

Maka bagi orang tersebut jika ingin memakai kutek, diperbolehkan dalam islam. Karena mereka tidak melakukan sholat otomatis tidak berwudhu’.

Namun setelah ia suci dari haid atau nifasnya, maka kutek tersebut harus segera dibersihkan dari kukunya, sebelum ia mandi junub.

Karena mandi junub pun tidak sah apabila kuku kita dilapisi dengan kutek, karena airnya tidak bisa membasahi kuku.

Kapan Dibolehkan Pakai Kutek?
Sebenarnya Islam memperbolehkan wanita untuk memperindah kukunya. Pasalnya seni yang disebut dengan nail art ini dahulunya juga kerap dilakukan wanita Islam.

Namun bukan dengan menggunakan kutek yang berbahan kimia seperti sekarang, akan tetapi menggunakan inai atau pacar.

Islam memperbolehkan wanita memakai kutek, namun hanya terbatas untuk mereka yang sedang berada dalam keadaan haid dan nifas. Ini artinya, wanita yang sedang dalam kondisi wajib salat tidak diperbolehkan menggunakan kutek.

Sifat cat kuku berbahan kimia sejatinya menghalangi jalannya air saat melaksanakan wudhu. Cat kuku adalah serupa adonan yang menempel di kuku sehingga ada lapisan yang dapat menghalangi mengalirnya air.

Nah betapa beratnya larangan memakai kutek. Oleh karena itu jika kita muslimah yang betul-betul beriman kepada Allah, maka jangan lah kita memakai kutek, karena kutek dapat menghalangi ibadah kita dengan Allah SWT.

Untuk apa kita sholat beribu-ribu rakaat sedangkan tangan kita masih dilapisi dengan kutek. Rugi! karena sholat kita tidak sah disebabkan air wudhu tidak sampai kepada kuku.

Namun jika anda sudah terlanjur memakai kutek, maka hapuslah kutek tersebut. Meminta ampunlah kepada Allah. Mudah-mudahan Allah SWT meridhai kita semua.

Amiin ya rabbal ‘alamiin…