Al-Qur’an dan Sains: Ketinggian dan Sesak Nafas

Pada tahun 1648 pengkaji barat yang bernama Pascal 1623-1662M) membuktikan bahawa tekanan udara akan berkurangan apabila kita naik ke tempat yang lebih tinggi dari permukaan laut.

Kebelakangan ini baru diketahui bahwa udara di lapisan bawah atmosfer lebih padat.

Ketika naik ke atas jauh dari permukaan laut, sistem pernafasan manusia masih berjalan seperti biasa pada ketinggian antara 10.000 hingga 25.000 kaki di atas permukaan laut.

Akan tetapi jika seseorang masuk ke luar angkasa, jumlah penurunan tekanan dan oksigen yang banyak menyebabkan penutupan dada dan berlaku sesak nafas.

Lebih tinggi dari itu, bernafas akan semakin sukar sehingga akhirnya bolih menyebabkan kematian.

Tetapi jauh lebih lama dari apa yang ditemukan olih Pascal, Al-Quran sudah menceritakan berkenaan teori sesak nafas jika naik ke langit dalam firmanNya:
فَمَنْ يُرِدِ اللَّهُ أَنْ يَهدِيَهُ يَشْرَحْ صَدْرَهُ لِلإسْلامِ وَمَنْ يُرِدْ أَنْ يُضِلَّهُ يَجْعَلْ صَدْرَهُ ضَيِّقًا حَرَجًا كَأَنَّمَا يَصَّعَّدُ فِي السَّمَاءِ
“Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barang siapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki ke langit.” (QS. al-An’am : 125)

Semuga iman kita kepada Allah swt semakin bertambah dan keyakinan kita kepada kebenaran Al-quran semakin jitu.
Allah Taala berfirman:
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آَيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ
“Orang-orang yang beriman itu adalah orang-orang yang apabila disebutkan nama Allah maka bergetarlah hati mereka. Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya maka bertambahlah keimanan mereka. Dan mereka hanya bertawakal kepada Tuhan mereka.” (QS. Al-Anfal: 2)

Wallahua’lam

Sumber: islamituindah.us