3 Pekerjaan Ini Gajinya Sampai 95 Juta, Tapi Taruhannya Nyawa

Posted on 75 views

Pekerjaan adalah suatu hal yang dilakukan hampir semua orang di dunia dan tentunya setiap pekerjaan memiliki caranya sendiri.

Namun, tahukah traveler jika beberapa pekerjaan di dunia ini selain berisiko juga mengancam nyawa? Ya, pekerjaan seperti itu ada.

Namun meski begitu beberapa orang harus melakukan pekerjaan tersebut karena dalam hal ini pekerjaaan tersebut tergolong penting dalam tatanan kehidupan.

Mungkin kamu tertarik untuk mecobanya atau mulai bosan dengan pekerjaanmu saat ini dan inginkan tantangan baru. Inilah 3 pekerjaan yang sejauh ini cukup berisiko.

1. Tukang Listrik Tower
Bertarung dengan ketinggian dan tegangan tinggi adalah aktivitas sehari-hari dari pekerjaan ini.

Pekerjaan ini adalah satu yang berisiko meski standar keselematan tinggi juga diterapkan pada pekerjaan ini. Namun pekerjaan ini memiliki angka kematian 21,5 kematian per 100.000 pekerja.

Selain itu, pekerjaan ini digaji sekitar 60.000 Dollar AS  (Rp800 juta) per tahun, menurut laporan CNN dan hal ini dalam hitungan Internasional. Pekerjaan ini hampir ada di seluruh dunia bahkan di Indonesia.

2. Gaet Pendaki Gunung Everest
Mungkin mendaki Gunung Everest adalah sebuah kebanggan bagi seorang pendaki karena bisa menaklukkan gunung tertinggi di dunia.

Namun, hal itu tidaklah semudah yang dibayangkan, di mana tingkat kematian pendaki mencapai 6,5 persen per pendaki.

Mungkin untuk memudahkan pendaki biasanya menyewa orang yang disebut gaet untuk membantu mendaki. Namun, faktanya angka kematian pekerja ini adalah 4.050 per 100.000 gaet professional.

Hanya saja seorang gaet professional mendapatkan gaji sekitar 6.700 Dollar AS (Rp95 Juta) per musim di India.

3. Pemerah Bisa Ular
Pekerjaan ini mungkin terdengar gila namun memang benar adanya. Setiap harinya para pekerja ini harus bertarung dengan ular-ular berbisa dan memerah bisa melalui taringnya.

Namun siapa sangka pekerjaan ini adalah sangat penting, karena bisa ular dipercaya bisa untuk membuat antivenom.

Seperti kasus orang yang keracunan karena gigitan ular tentu membutuhkan penawarnya dengan antivienom yang ternyata juga terbuta dari racun ular itu sendiri.

Namun jika kamu berminat pada pekerjaan ini, maka setidaknya traveler harus bergelar master atau Ph.D dalam bidang terkait. Tapi masalah gaji pada pekerjaan ini tidak dipublikasikan secara luas.

Sumber: tribunnews.com